Srikandi Rejang Lebong “Hj. Susilawati” Siap Lanjutkan Pembangunan.

0 276

New7.id, RejangLebong- Hj.Susilawati.SE.MM Balon Bupati Rejang Lebong yang di dampingi H. Ruswan YS.S.Sos.M.Si. sebagai Balon Wakil Bupati, salah satu pasangan kandidat Bupati Rejang Lebong dari 4 pasangan yang telah mendaftarkan di KPU Rejang Lebong.

Di temui Jumat sore (18/09/2020), ketika News7 berkesempatan berbincang santai di rumah jln. Sukowati kediaman ibu Susi menyampaikan Pembangunan yang merata memperjuang nasib wong cilik itu tekat saya dan pak Wek (Ruswan), pembangunan jalan ekonomi antara desa perlu akses jalan yang baik. Apa bila hasil bumi dan aktifitas rakyat lancar sangat membantu sektor ekonomi. Salah satu Indikator percepatan kemajuan ekonomi tersedianya infrastruktur jalan yang baik terutama jalan Desa.

Hampir sepuluh tahun saya mengikuti Pak Suherman blusukan dari Desa ke Desa 80 persen rakyat meminta untuk akses jalan yang baik, Irigasi, jembatan, pembangunan sekolah, puskesmas pembantu dan fasilitas umum lainnya. 60 persen telah di kerjakan pak Suherman ketika Menjabat. Ini menjadi tekad fokus saya penting untuk melanjutkan apa yang telah dikerjakan Pak Suherman.

“Pembangunan yang berjenjang di semua sektor baik pembangunan di kota Curup atau Desa sama penting bagi saya, karena pemerataan pembangunan yang di inginkan oleh masyarakat yang tentunya Insyaallah kalau saya terpilih nantinya akan kita lakukan dan kerjakan secara bertahap,” jelas bu Susi.

Terinspirasi cerita pewayangan Jawa Srikandi adalah pejuang wanita, sayapun akan berjuang untuk kesejateraan masyarakat sekuat yang bisa saya jalankan karena pembangunan semua sektor penting, sesuai apa yang di butuhkan masyarakat.

“Semoga Allah Merdhoi apa yang menjadi cita-cita saya dan pak Wek untuk berjuang dalam membangun perekonomian masyarakat Rejang Lebong, ini adalah kerja kolektif, bersama masyarakat saya siap menjadi garda depan untuk kemajuan Rejang Lebong, saya butuh masukan dari segala pihak,” kata ibu Susi.(Dhsh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.